Scroll untuk baca artikel
Sound of Text
AndroidIphoneTerbaruTutorial

16 Penyebab Kamu Sering Ditelepon Nomor Penipuan

×

16 Penyebab Kamu Sering Ditelepon Nomor Penipuan

Sebarkan artikel ini
AI Image

Pernahkan kamu mendapat panggilan dari nomor tidak dikenal yang terindikasi spam dan penipuan? Kamu mungkin akan bingung kenapa nomor HP-mu bisa dihubngi oleh oknum-oknum seperti itu. Dan tidak jarang telepon spam tersebut mengganggu berbagai aktivitasmu yan lain.

Bahkan kamu juga sampai melewatkan panggilan penting yang mungkin berasal dari nomor baru orang yang kamu kenal karena kesal dengan nomor asing yang kamu anggap spam. Sebenarnya, kamu bisa saja langsung memblokir nomor tersebut jika sudah memastikan bahwa itu bukan nomor sesorang yang kamu kenal.

Namun rasa penasaran akan tetap tinggal meski kamu sudah melakukan berbagai cara untuk mengatasinya. Jika kamu ingin mengetahui apa saja yang menjadi faktor penyebab nomormu bisa ditelepon oleh nomor penipuan, kamu bisa menyimak artikel ini.

Artikel ini akan membeberkan sejumlah fakta mengenai bagaimana nomor asing yang suka spam mengganggu bahkan menipu bisa menghubungi nomor seseorang. Simak sampai akhir agar kamu tidak melewatkan hal pentingnya.

Di bawah ini 16 penyebab kamu sering ditelepon nomor penipuan sebagai berikut:

Akses “Pengaturan”

Masuk ke menu “Google”

Pilih “Semua layanan”

Ketuk “Berbagi nomor telepon”

Matikan fiturnya seperti pada gambar di bawah

Buka aplikasi WhatsApp

Kunjungi “Pengaturan”

Klik menu “Privasi”

Tekan opsi “Panggilan”

Aktifkan fitur “Bisukan penelepon tidak dikenal”

Adapun berikut adalah 16 penyebab kamu sering ditelepon nomor penipuan yang mengganggu. Dengan mengetahuinya, diharapkan kamu bisa menghindari dan mengatasi apa saja yang menjadi penyebabnya tersebut.

1. Data Pribadi Bocor

Kamu mungkin pernah memasukkan nomor HP pada situs atau platform untuk kepentingan tertentu. Dan bisa saja database pada situs atau platform tersebut bocor, sehingga nomor HP-mu pun tersebar. Dari situlah para oknum memanfaatkannya.

2. Mengisi Survei atau Undian

Banyak pengguna yang tergiur dengan survei atau undian yang mungkin membuatnya mengisi nomor HP pada link yang diberikan. Padahal hal seperti ini bisa saja sebagai metode untuk memancing agar pengguna memasukkan data pribadinya, termasuk nomor HP.

3. Isi Formulir Sembarangan

Mengisi formulir online secara asal tanpa memerhatikan apakah itu asli atau hanya formulir untuk memancing pengguna juga bisa membuat data bocor. Namun di sini, kamu sendiri yang membocorkannya tanpa kamu sadari.

4. Databases Telemarketing

Bisa jadi nomor Hp-mu telah masuk ke dalam daftar pemasaran perusahaan legal maupun ilegal. Sehingga tim marketing akan terus menelepon untuk menawarkan barang atau jasanya.

5. Memasang Iklan

Jika kamu pernah memasang iklan, kamu mungkin perlu mengisi nomor HP-mu pada klan tersebut, sehingga itu juga dapat dimanfaatkan oleh para oknum untuk melakukan panggilan penipuan.

6. Nomor HP pada Gambar

Mungkin kamu tidak sadar telah mengambil screenshot yang dapat memperlihatkan nomor HP-mu. Lalu gambar tersebut kamu unggah ke internet dan membuat nomor HP-mu tersebar ke publik.

7. Menghubungi Nomor Penipuan

Saat pertama kali mendapat nomor asing menelepon, kamu mungkin akan penasaran dengan siapa pemilik nomor tersebut, sehingga kamu menelepon balik. Tindakan kamu ini akan menjadi penanda bahwa nomor aktif, jadi akan terus dihubungi.

8. Random Dialing System

Terdapat sistem otomatis yang memanggil pengguna menggunakan robot untuk memeriksa apakah pengguna ktif atau tidak.

9. Izin Aplikasi

Aplikasi akan meminta izin untuk mengakses beberapa layanan di perangkat agar bisa beroperasi engan maksimal. Namun jika kamu memberikan izin aplikasi untuk mengakses kontak, bisa saja data kontakmu tersebar dan mmebuat kontak lain bahkan dirimu ditelepon pihak yang mengganggu.

10. Aplikasi Pinjol

Apabila kamu pernah melakukan pinjol melalui aplikasi, kemungkinan aplikasi tersebut sudah kamu beri izin untuk mengakses kontak, sehingga bisa sering mendapat teror.

11. Nomor Pernah Digunakan Orang

Sebelumnya, mungkin nomor HP yang kamu gunakan sekarang pernah digunakan oleh orang lain. Dan kemungkinan besar nomor tersebut memang sudah tersebar dan digunakan oleh penipu.

12. Membagikan di Medsos

Nomor HP yang kamu bagikan di media sosial pun bisa terdeteksi dan disalahgunakan oleh oknum yang melihatnya.

13. Pendaftaran Member

Tidak menutup kemungkinan jika nomor HP-mu bocor saat kamu menggunakannya untuk mendaftar kartu member pada pusat perbelanjaatn atau lainnya.

14. Isi Pulsa di Konter

Ketika kamu mengisi pulsa atau paket data langsung di konter, mungkin petugas akan mencatat nomormu secara fisik. Dan bisa saja catatan tersebut dibuang atau diakses oleh orang lain, sehingga nomormu bisa digunakan sebagai target penipuan.

15. Menghubungi Call Center Palsu

Pada saat tertentu, mungkin kamu perlu menghubungi call center operator yang kamu gunakan. Namun kamu tidak memerhatikan sehingga menghubungi call center palsu. Itulah yang akan membuat nomormu ditargetkan.

16. Belanja pada Situs Tidak Resmi

Meski sudah banyak marketplace resmi yang disediakan saat ini, banyak pengguna yang memilih belanja pada situs tidak resmi. Dn kemungkinan kamu telah mendaftarkan nomormu di sana sehingga bisa disalahgunakan.

Sekian informasi mengenai 16 penyebab kamu sering ditelepon nomor penipuan yang mengganggu. Semoga dengan menyimak artikel ini sampai akhir, kamu jadi lebih bisa berhati-hati dengan data pribadi milikmu sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *