Selain untuk media komunikasi, smartphone juga banyak dimanfaatkan untuk menyimpan berbagai data pribadi. Oleh karena itu, kamu seharusnya tahu bagaimana cara mengamankan ponsel agar data pribadi tidak bocor, terlebih jika kamu merupakan orang yang sering meminjamkan ponselmu pada orang lain.
Misalnya saat anak kecil ingin meminjam untuk menonton atau bermain game, atau mungkin juga oleh orang dewasa yang kebetulan memiliki suatu hal untuk dilakukan menggunakan ponselmu.
Bisa saja mereka mengakses hal lain yang kemungkinan menyebarkan data pribadimu secara tidak sengaja. Jadi, kamu harus mengatasi hal tersebut agar data pribadi tetap aman dan tidak dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab.
Untuk bisa mengamankan data pribadi yang ada di ponsel, kamu bisa mengikuti beberapa langkah yang akan diberikan di artikel ini. Simak sampai akhir agar kamu tidak melewatkan informasi pentingnya.
Di bawah ini 10 pengaturan HP agar data pribadi kamu gak disebar sebagai berikut:

Buka aplikasi Settings di HP

Masuk ke menu “Kesehatan Digital & kontrol orang tua

Ketuk bagian “Semua layanan”

Klik opsi “Penggunaan & diagnostik”

Sentuh tombol pada fitur “Penggunaan & diagnostik”

Agar fitur menjadi nonaktif seperti pada gambar

Berikut adalah 10 pengaturan HP agar data pribadi kamu gak disebar dan merugikanmu.
1. Gunakan PIN Aplikasi atau Guided Access
Aplikasi menjadi salah satu layanan yang paling banyak menyimpan data pribadi hingga yang sensitif. Agar data yang ada di dalamnya tidak bisa diakses oleh siapa pun kecuali dirimu, kamu bisa mengamankannya dengan mengunci aplikasi tersebut.
Untuk pengguna Android
Jika kamu merupakan pengguna Android, kamu dapat memanfaatkan PIN Aplikasi. Berikut cara mengaturnya:
- Kunjungi halaman pengaturan HP
- Masuk ke menu “Keamanan & Layar Kunci”
- Aktifkan fitur “PIN Aplikasi”
- Setelahnya, buka aplikasi yang ingin kamu kunci
- Akses halaman recent aplikasi
- Tekan ikon aplikasi di bagian atas
- Pilih opsi “Pin”
Untuk pengguna iPhone
Apabila kamu merupakan pengguna iPhone, kamu bisa memanfaatkan fitur Guided Access. Berikut caranya:
- Akses pengaturan
- Masuk ke “Aksesibilitas”
- Aktifkan fitur “Guided Access”
- Buka aplikasi yang ingin dikunci
- Tekan tombol power 3 kali
- Aplikasi akan terkunci secara otomatis
2. Gunakan Mode Tamu
Mode tamu akan sangat berguna jika kamu meminjamkan HP-mu pada orang lain. Ini akan membuat akses mereka terbatas pada layanan yang dibutuhkan saja. Artinya, layanan yang tidak kamu izinkan, tidak akan dibuka olehnya. Cara mengaktifkannya yaitu:
- Masuk ke halaman pengaturan
- Akses menu “Sistem”
- Klik opsi “Pengguna”
- Pilih “Tamu/User” untuk menambahkan
3. Kunci Aplikasi Sensitif
Pada smarphone, kamu tentunya memiliki beberapa aplikasisensitif seperti m-banking, e-wallet dan sebagainya. Agar data yang ada di dalamnya aman, kamu bisa memanfaatkan Secure Folder, App Lock, atau Kunci aplikasi dengan biometrik .
4. Aktifkan autentikasi Pembelian di Toko Aplikasi Resmi
Sejumlah software yang berada di toko aplikasi resmi seperti Play Store atau App Store tersedia dan bisa dinikmati ketika pengguna sudah mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli layanannya.
Saat HP-mu sedang dipinjam anak-anak, kemungkinan mereka akan mengunduh aplikasi baru dari toko aplikasi resmi yang kamu miliki di HP. Dan dikhawatirkan mereka melakukan pembayaran tanpa sepengetahuanmu.
Agar terhindar dari masalah tersebut, kamu harus mengaktifkan fitur autentikasi agar melindungi akun pembayaranmu. Artinya, ketika mereka akan melakukan proses pembelian, diharuskan adanya verifikasi, sehingga pembayaran akan gagal jika kamu tidak menyetujuinya.
5. Nonaktifkan Notifikasi Layar Kunci
Notifikasi di layar kunci akan tetap terlihat isinya jika kamu tidak menonaktifkannya. Jadi ini pun dikhawatirkan bisa dimanfaatkan oleh seseorang yang melihat HP-mu dan melakukan hal-hal yang tidak kamu inginkan.
Jadi, sebaiknya kamu menonaktifkan notifikasi layar kunci ini dengan mengaturnya melalui pengaturan HP dan mengakses menu Notifikasi. Kamu perlu emngatur agar notifikasi tidak dimunculkan di layar kunci HP.
6. Nonaktifkan Internet Saat Selesai Digunakan
Apabila kamu tidak ingin seseorang melihat isi chat atau informasi lainnya yang bisa dikases karena internet yang terhubung, sebaiknya kamu menonaktifkan jaringan internetmu jika tidak sedang digunakan.
Langkah ini juga akan mencegah iklan muncul di HP-mu serta menghindari dari menekan link berbahaya tanpa sengaja. Maka, sangat dianjurkan untuk dilakukan jika memang tidak selesai mengakses layanan internet.
7. Gunakan Kunci Layar yang Kuat
Meski layar telah terkunci, namun bisa saja orang lain mengetahui apa yang kamu gunakan untuk menguncinya. Sehingga, mereka bisa membukanya dengan mudah tanpa seizinmu.
Oleh karena itu, kamu perlu memberikan kunci layar yang kuat dan unik. Pastikan kuncinya tidak relevan dengan dirimu agar tidak mudah ditebak. Lebih baik lagi jika kamu hanya menggunakan kunci biometrik jika tersedia.
8. Aktifkan Enskripsi Perangkat
Sebagian besar pengembang smartphone telah menghadirkan fitur yang dapat membantu pengguna menenskripsi data pada perangkatnya. Namun tentu saja ini harus diaktifkan terlebih dahulu agar dapat dimanfaatkan. Jika HP hilang atau dicuri, akan sulit untuk diakses oleh orang lain.
9. Aktifkan Fitur Perlindungan dari Pencurian
Pengguna Android akan sangat diuntungkan dengan fitur Perlindungan dari Pencurian. Saat pengguna mengaktifkannya, data yang ada di perangkat akan tersimpan dengan aman.
Ketika mengaktifkan fitur ini, seseorang harus menggunakan biometrik untuk membukanya. Bahkan jika ada percobaan perubahan PIN atau sandi, itu akan sulit untuk dilakukan. Saat HP direset pun, tidak akan bisa tanpa adanya verifikasi dari pemilik. Berikut cara mengaturnya:
- Kunjungi pengaturan HP Android
- Masuk ke menu “Google”
- Klik “Semua layanan”
- Pilih opsi “Perlindungan dari pencurian”
10. Update Sistem Operasi dan Aplikasi Secara Rutin
Sistem operasi dan aplikasi yang sudah usang biasanya akan meninggalkan bug atau celah yang bisa dimanfaatkan penjahat siber untuk mengakses data pribadi penggun. Untuk itu, kamu perlu melakukan update sistem operasi dan aplikasi secara rutin jika sudah tersedia.
Biasanya, pembaruan yang dilakukan oleh pengembang akan membawa peningkatan keamanan yang akan menambal celah pada perangkat atau aplikasi. Jadi, sistem keamanan perangkat akan lebih kuat, sehingga data yang ada di dalamnya pun lebih aman.
Itulah 10 pengaturan HP agar data pribadi kamu gak disebar atau bocor dan dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab. Semoga informasi di atas dapat membantu.












