Scroll untuk baca artikel
sound of text
AndroidTerbaruTutorial

17 Cara Menghindari Data Pribadi Bocor di HP Android

×

17 Cara Menghindari Data Pribadi Bocor di HP Android

Sebarkan artikel ini
AI Image

Menjaga data pribadi di era digital ini menjadi suatu halyang perlu atau harus dilakukan. Meski pada dasarnya teknologi digital banyak membantu pengguna, namun risiko risiko penggunaannya akan tetap ada, misalnya data pribadi yang bocor di internet.

Data pribadi yang telah bocor bisa saja dimanfaatkan oleh pihak ketiga atau bahkan disalahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab. Banyak hal yang bisa dilakukan dengan data pribadi pengguna, seperti mencuri identitas, personalisasi iklan, menipu, dan berbagai kejahatan siber lainnya.

Sebagai penggun teknologi digital, kamu seharusnya mengetahui bagaimana cara untuk melindungi atau mengamankan data pribadi sendiri agar tidak jatuh ke tangan yang tidak tepat.

Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengamankan data pribadi tersebut. Simak artikel ini sampai akhir agar kamu tidak melewatkan informasi penting yang akan diberikan. Kamu juga menjadi lebih bisa memahami apa yang disampaikan.

Di bawah ini 17 cara menghindari data pribadi bocor di HP Android sebagai berikut:

Buka pengaturan HP

Masuk ke menu “Google”

Pilih bagian “Semua layanan”

Klik opsi “Penggunaan & diagnostik”

Ketuk toggle di samping fitur penggunaan & diagnostik

Hingga berubah warna menjadi abu-abu

Berikut adalah 17 cara menghindari data pribadi bocor di HP Android dengan mudah. Sehingga keamanan datamu akan lebih terjaga.

1. Dashboard Privasi

Agar data yang ada di HP-mu tetap aman, kamu perlu memantau secara berkala aplikasi mana saja yang mengakses kamera, mikrofon, serta lokasi selama 24 jam terakhir. Dengan ini, kamu bisa melihat apakah pengaksesan tesebut sesuai dengan fungsi aplikasinya atau tidak.

2. Manajer Izin

Jika kamu menemukan ada aplikasi yang terinstal di HP meminta izin untuk mengakses berbagai layanan yang tidak relevan dengan tugasnya, segera cabut izin tersebut. Misalnya pada aplikasi kamera yang meminta izin akses kontak. Aplikasi tersebut tidak memiliki fungsi yang berkaitan dengan kontak, sehingga izinkan perlu dicabut.

3. Akses Mikrofon & Kamera

Ketika kamu melihat tanda berwarna hijau atau oranye di bagian atas layar HP, itu adalah tanda bahwa mikrofon dan kamera di HP-mu menyala atau sedang diakses. Kamu perlu memastikan jika tanda itu menyala saat kamu memang sedang menggunaknanya.

4. Kelola Izin Lokasi

Kamu perlu mengelola izin lokasi untuk berbagai aplikasi yang terinstal. Lebih baik kamu mengatur agar aplikasi berada pada opsi “lokasi perkiraan”, apalagi untuk aplikasi yang memang buka dikhususkan sebagai petunjuk arah.

5. Pin Aplikasi

Pin aplikasi ini merupakan tindakan di mana kamu bisa mengunci layar aplikasi tertentu yang kamu inginkan. Dengan begitu, orang lain yang mungkin sempat memegang HP-mu, tidak akan bisa membukanya, termasuk mengakses data yang ada di dalamnya.

6. Hapus ID Iklan

Profil aktivitas pengguan bisa dilacak dan direkam oleh pihak ketiga. Data yang didapatkan biasanya akan digunakan untuk personalisasiiklan. Tentu bagi sebagian orang ini merupakan suatu yang privasi, sehingga solusinya adalah dengan menghapus ID iklan.

7. Lindungi HP Dicuri

Untuk mengantisipasi HP hilang atau dicuri,, kamu bisa memanfaatkan fitur berbasis AI yang telah disediakan pada perangkat. Fitur ini nantinya akan membantu pengguna mengunci perangkat secara otomatis jika terdapat gerakan perampasan.Oleh karena itu data yang ada di dalamnya akan tetap aman.

8. Identitas Check

Meski menggunakan PIN layar, kamu tetap harus memberikan perlindungan berlapis untuk perangkatmu. Dalah hal ini, kamu perlu mengatur pemindaian biometrik yang dapat digunakan untuk mengubah setelan keamanan penting di HP.

9. Ruang Pribadi

Pada perangkat Android, kamu diberikan kesempatan untuk membuat ruang khusus yang bisa kamu gunakan untuk berbagai kategori aplikasi. Namun dianjurkan agar kamu meamsukkan aplikasi sensitif seperti m-banking, aplikasi belanja, play store, dan lain sebagainya.

10. Blokir Jaringan 2G

Dengan melakukan pemblkiran terhadap jaringan 2G, kamu akan dapat mencegah serangan pemalsuan menara seluler (Stingray). Pemalsuan ini bisa saja mencegat datamu, sehingga memang harus dinonaktifkan.

11. Hindari Menggunakan WiFi Publik

WiFi publik menjadi salah satu celah yang dimanfaatkan untuk menjadi pintu masuk para penjahat siber agar bisa mencuri data pengguna. Jadi, pastikan kamu menghindari menggunakan WiFi publik jika memang tidak terlalu terdesak.

12. Aktifkan Google Play Protect

Google Play Protect bisa kamu aktifkan melalui Play Store. Kamu perlu terus mengaktifkannnya agar membantumum memindai file atau apliaksi berbahaya. baik pada sebelum dan sesudah aplikasi terinstal.

13. Verifikasi Dua Langkah

Untuk beragai akun yang kamu miliki di HP, pastikan telah mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah. Dengan fitur ini, akun akan memiliki lapisan pelindung tambahan, sehingga sulit untuk diretas dan diambil datanya.

14. Enskripsi Cadangan Data

Apabila kamu salah satu pengguna yang senang menyimpan data di penyimpanan cloud, kamu perlu mengunci data yang ada. Gunakan kode keamanan seperti Pin dan lainnya untuk mengamankan data tersebut agar tidak bisa dilacak oleh Google.

15. Aktifkan Find My Device

Find My Device merupakan fitur yang tersedia untuk perangkat Android. Fitur ini memiliki manfaat untuk mencari keberadaan HP yang hilang. Namun selain itu, disediakan pula opsi yang bisa digunakan untuk mengunci perangkat serta menghapus data yang ada di dalamnya dari jarak jauh.

16. Samarkan Notifikasi

Sebelumnya, saat kamu mengunci sebuah aplikasi, notifikasi baru yang masuk kemungkinan tidak akan terlihat. Namun saat ini kamu sudah bisa menerima notifikasi dari aplikasi terkunci, tetapi tetap disamarkan untuk privasi.

Selain itu, kamu juga bisa mengelola notifikasi yang masuk agar tidak bisa terlihat di layar kunci. Kamu bisa mengatur notifikasi sensitif yang mungkin berbahaya jika notifikasinya dilihat secara tidak sengaja oleh orang lain.

17. Nonaktifkan Penggunaan & Diagnostik

Jika kamu mengaktifkan fitur penggunaan & diagnostik, sistem Android akan mengirimkan data aktivitas yang terekam pada Google. Data inilah yang nantinya akan dipersonalisasi menjadi iklan. Apabila kamu merasa terganggu, kamu bisa menonaktifkannya.

Begitula 17 cara menghindari data pribadi bocor di HP Android sehingga tidak bisa dimanfaatkan oleh pihak ketiga hingga onum tak bertanggung jawab. Semoga informasi yang telah diberikan di atas dapat membantu dan dipahami dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *