Aplikasi menjadi salah satu alat yang sangat penting untuk menjalankan sistem smartphone. Jika tidak ada aplikasi, tentu smartphone hanya akan menjadi bangkai yang tidak memiliki manfaat apa-apa. Memang sepenting itu keberadaan aplikasi pada perangkat genggam tersebut.
Setiap aplikasi memiliki tugasnya sendiri. Namun, sejumlah aplikasi juga bisa menghadirkan beberapa layanan dalam satu platform yang dapat dinikmati para pengguna. Contohnya saja seperti WhatsApp yang bukan hanya platform perpesanan, tetapi panggilan pun bisa dilakukan.
Dan aplikasi-aplikasi yang memiliki manfaatnya sendiri ini bisa kamu dapatkan melalui Google Play Store, sebuah toko aplikasi resmi yang tentu saja dikembangkan oleh Google. Pengguna Android bebas memilih segala jenis aplikasi yang dibutuhkannya melalui toko aplikasi ini.
Meski memiliki fungsi yang sangat membantu, sayangnya terdapat aplikasi yang juga sangat berbahaya bagi keamanan data pribadi penggunanya. Beberapa aplikasi dapat melacak atau merekam sejumlah layanan yang ada pada ponsel pengguna tanpa disadari.
Namun tidak perlu khawatir! Kamu bisa mengatasinya dengan membatasi aplikasi yang berpotensi mencuri data pribadimu. Dalam hal ini, kamu perlu meengelola izin yang diberikan pada aplikasi terinstal. Lebih jelasnya, lihat penjelasan setelah ini.
Di bawah ini 14 cara amankan HP Android dari aplikasi pencuri data pribadi sebagai berikut:

Buka pengaturan HP Android

Klik menu “Kesehatan Digital & kontrol orang tua”

Ketuk ikon titik tiga di kanan atas

Pilih opsi “Kelola data Anda”

Tap toggle pada “Penggunaan perangkat harian” hingga pop-up muncul

Klik “Nonaktifkan di Setelan”

Matikan tombol pada “Izinkan akses penggunaan”

Kembali ke halaman pengaturan dan masuk ke menu “Aplikasi”

Cari aplikasi Android System Intelligence

Pilih “Perizinan apl”

Ketuk bagian “Mikrofon”

Tekan opsi “Jangan izinkan” dan lakukan konfirmasi pada pop-up yang muncul

Ikuti 14 cara amankan HP Android dari aplikasi pencuri data pribadi yang akan diberikan berikut ini. Simak sampai akhir agar kamu bisa memahaminya dengan baik.
1. Aktifkan Google Play Protect
Google Play Protect menjadi salah satu sistem keamanan yang dikembangkan Google untuk perangkat Android. Layanan ini akan membantu mendeteksi aplikasi berbahaya, sehingga pengguna bisa mengantisipasinya agar tidak masuk ke perangkat.
2. Batasi Izin Aplikasi dari Sumber Tak Dikenal
Nonaktifkan fitur “Instal Aplikasi Tidak Dikenal” melalui pengaturan perangkat Android milikmu. Dengan menonaktifkan ini, aplikasi berbahaya dari sumber tak dikenal tidak akan bisa terinstal secara otomatis di perangkatmu.
3. Pahami Izin Sebelum Instal
Saat ingin menginstal sebuah aplikasi melalui Play Store, kamu perlu membaca dan memahami izin yang diaksesnya, terlebih izin yang berkaitan dengan privasimu. Jika kamu keberatan, kamu bisa mempertimbangkan untuk mengunduhnya atau tidak.
4. Tinjau Izin
Seperti yang dikatakan sebelumnya, kamu perlu mengelola izin untuk aplikasi yang terinstal di HP. Di sini, kamu harus melakukan peninjauan izin secara berkala untuk melihat akses apa saja yang diberikan secara tidak sadar. Masuk ke pengaturan aplikasi untuk memeriksanya.
5. Cabut Izin
Apabila kamu menemukan izin yang tidak sesuai dengan fungsi aplikasi yang sebenarnya, kamu bisa langsung mencabut izinnya. Pastikan kamu mencabut izin untuk akses Kamera, Mikrofon, Lokasi, Kontak, hingga SMS jika memang bertentangan dengan aplikasi tersebut. Misalnya aplikasi kamera yang meminta izin akses ke lokasi atau kontak.
6. Atur Jangan Izinkan
Izin akses yang tidak sesuai dikhawatirkan akan mengambil data pribadi pengguna, kemudian data tersebut dimanfaatkan oleh pihak ketiga atau bahkan dijual ke pihak luar. nantinya, kamu sendiri yang akan mengalami kerugian.
Oleh sebab itu, jika ada aplikasi yang meminta izin mencurigakan, kamu perlu mengubah pengaturan aksesnya menjadi “Jangan Izinkan”. Dengan begitu, aplikasi tidak akan memiliki akses untuk mengambil data pribadimu.
7. Pengaturan Lokasi
Beberapa aplikasi memang akan membutuhkan izin untuk mengakses lokasi agar layanannya bisa berporses dengan lancar. Namun jika diberikan izin terus menerus pun sebenarnya bukanlah pilihan yang bijak. Agar aplikasi tidak selalu melacak lokasimu, kamu bisa mengatur agar lokasi hanya bisa diakses ketika kamu menggunakan aplikasinya.
8. Cabut Izin Otomatis
Kamu bisa mengatur izin ke “Hapus izin jika aplikasi tidak digunakan” untuk aplikasi yang memng cukup jarang digunakan. Atur izin tersebut melalui pengaturan perangkat Androidmu.
9. Cek Izin Akses Khusus
Agar kamu bisa melihat aplikasi yang meminta akses ke layanan admin, aksesibilitas, atau overlay layar, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut:
- Kunjungi pengaturan perangkat
- Klik opsi “Aplikasi”
- Tekan bagian “Akses Khusus Aplikasi”
10. Hapus Aplikasi Tidak Digunakan
Perlu diketahui bahwa aplikasi yang tidak pernah digunakan juga bisa menjadi celah keamanan yang dapat dimanfaatkan untuk mengancam data pribadimu. Sehingga lebih baik untuk dihapus.
11. Kelola Izin
Gunakan fitur pengelola izin untuk mengetahui aplikasi mana saja yang memiliki izin akses ke layanan tertentu, misalnya semua aplikasi yang memiliki izin untuk akses kamera. Berikut cara mengakses fiturnya:
- Masuk ke halaman pengaturan
- Akses menu “Privasi”
- Klik opsi “Pengelola Izin”
12. Izin Setelan Terbatas
Kamu juga bisa menggunakan izin “Setelan Terbatas”. Saat mengaktifkan ini pada perangkat Android milikmu, sistem akan secara otomatis membatasi akses aplikasi yang meminta izin mencurigakan ke data sensitif yang ada.
13. Fitur Kesehatan Digital
Untuk membatasi aplikasi mengumpulkan banyak data saat kamu mengakses aplikasi tertentu, kamu perlu membatasi penggunaannya.
14. Gunakan Anti-Virus
Pada dasarnya, Google telah memberikan berbagai fitur keamanan untuk produknya. Namun tetap saja, kamu perlu menggunakan aplikasi keamanan tambahan untuk memberikan lapisan keamanan bagi perangkat.
Dalam hal ini, kamu bisa menggunakan aplikasi anti-virus atau manajemen keamanan yang sudah terpercaya. Aplikasi tersebut akan membantu mengelola dan mendeteksi aplikasi maupun file berbahaya yang ada di HP, termasuk penyalahgunaan izin yang tidak sesuai dengan fungsinya.
Begitulah 14 cara amankan HP Android dari aplikasi pencuri data pribadi secara diam-diam. Semoga dengan membaca penjelasan di atas sampai akhir, kamu dapat memahami apa saja yang diberikan agar kamu bisa mengamankan data pribadimu sendiri.













