Scroll untuk baca artikel
sound of text
AndroidTerbaruTutorial

24 Cara Mencegah Kebocoran Data Pribadi di HP

×

24 Cara Mencegah Kebocoran Data Pribadi di HP

Sebarkan artikel ini
AI Image

Data pribadi yang bocor di internet maupun media sosial merupakan salah satu hal yang sangat tidak diharapkan oleh pengguna digital. Jika data pribadi sudah bocor, berbagai kekhawatiran akan menghampiri.

Akan terjadi beberapa hal buruk yang kemungkinan merugikan karena data pribadi tersebut dimanfaatkan bahkan disalahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab. Oleh karena itu, kamu perlu mengelolanya agar berbagai situasi yang tidak diinginkan tidak datang padamu.

Indonesia sendiri sebenarnya telah menetapkan Undang-Undang Perlindungan Data PRibadi (UU PDP) untuk para masyarakatnya. Dengan ini, perlindungan dan pelestarian data pribadi terikat dengan hukum, sehingga keamanannya terjamin.

Namun, banyak hal yang mungkin tidak diketahui yang membuat data pribadi tersebut bisa tersebar. Oleh sebab itu, pengguna perlu mengetahui bagimana cara menjaga data pribadinya sendiri agar tidak bisa diakses oleh pihak ketiga atau oknum tak bertanggung jawab yang ingin menyalahgunakannya.

Di bawah ini 24 cara mencegah kebocoran data pribadi di HP sebagai berikut:

Kunjungi pengaturan HP

Masuk ke “Kesehatan Digital & kontrol orang tua”

Klik “Semua layanan”

Pilih opsi “Penggunaan & diagnostik”

Tekan toggle pada “Penggunaan & diagnostik”

Hingga fitur nonaktif seperti pada gambar

Berikut adalah 24 cara mencegah kebocoran data pribadi di HP dengan mudah. Dengan begitu, privasi akan lebih terjaga dan kamu akan terhindar dari berbagai kerugian yang tidak diinginkan.

1. Kunci Layar HP

Cara paling awal yang bisa kamu lakukan untuk mengamankan data yang ada di Hp adalah dengan mengatur kunci layar. Ini akan membuat tangan nakal tidak bisa membuka sembarang HP-mu dan mengakses data di dalamnya.

2. Aktifkan Fitur Verifikasi Dua Langkah

Untuk menambah lapisan keamanan pada akun media sosial, kamu dapat mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah. Fitur ini akan membuat oknum tak bertanggung jawab kesulitan untuk mencuri data hingga mengambil alih akunmu.

3. Ubah Password Berkala

Gantilah password yang kamu gunakan secara berkala agar, terlebih untuk akun penting seperti finansial dan sebagainya.

4. Gunakan Kode Keamanan Unik

Perangkat hingga akun media sosial saat ini bisa diamankan dengan berbagai kode keamanan. Agar kode keamanan tersebut tidak bisa dibobol hacker, buatlah password, Pin atau kode lainnya dengan kombinasi unik. Hindari menggunakan tanggal lahir atau nomor yang berkaitan denganmu.

5. Jangan Gunakan Pasword Sama

Pastikan kamu menggunakan password yang berbeda-beda untuk setiap akun media sosialnya. Jadi, ketika satu akun diretas, akun lainnya tidak berimbas.

6. Gunakan Password Manager

Jika kamu memiliki password yang berbeda-beda di setiap akun, kamu bisa menggunakan password manager untuk mengelola password tersebut agar tidak melupakannya.

7. Jangan Gunakan WiFi Publik

WiFi publik menjadi salah satu celah yang dapat digunakan penjahat siber untuk mencuri data pribadi pengguna. Oleh karena itu, sebaiknya kamu menghindari menggunakan WiFi publik jika memang tidak terdesak.

8. Gunakan VPN

Namun apabila kamu memang harus menggunakan WiFi publik, pastikan kamu menggunakan VPN agar IP-mu tidak bisa dilacak. Meski menggunakan VPN, tetap hindari melakukan transaksi finansial.

9. Update OS

Versi terbaru sistem operasi biasanya akan membawa peningkatan keamanan. Sehingga kamu perlu melakukan update secara rutin agar keamanan perangkatmu juga ditingkatkan.

10. Aktifkan Remote Wipe

Jika kamu mengaktifkan fitur Remote Wipe, kamu dapat menghapus data pribadi yang ada di HP dari jarak jauh. Ini bisa kamu lakukan jika saja kamu dihdapakan pada situasi di mana Hp-mu hilang.

11. Gunakan Aplikasi Keamanan

Untuk memberikan perlindungan lebih, cobalah mengunduh aplikasi keamanan atau anti virus. Ini akan membantumu memindai aplikasi atau file berbahaya di HP serta langsung menghapusnya.

12. Cek Keaslian Situs

Situs yang kamu kunjungi juga bisa saja merupakan situs palsu yang dibuat penjahat siber untuk memancing korbannya. Jadi, kamu juga perlu memastikan situs yang kamu buka. Agar data terenskripsi, pastikan situs memiliki domain “https://”.

13. Gunakan Browser Aman

Terdapatsejumlah browser yang sangat memnprioritaskan privasi penggunanya. Kamu dapat menggunakan browser tersebut jika memng ingin data pribadimu tidak bocor atau dimanfaatkan pihak ketiga.

Seperti halnya Chrome yang memberikan pengguna berbagai fitur untuk mengamankan datanya, mulai dari penghapusan riwayat penelusuran hingga mode incognito yang dapat menyembunyikan aktivitas pengguna.

14. Hapus Data Saat Ingin Menjualnya

Apabila kamu ingin menjual HP atau diberikan pada orang lain, pastikan kamu menghapus semua data yang ada di dalamnya. Tidak hanya sampai di situ, kamu juga perlu melakukan reset pabrik agar file sementaranya pun tidak bisa diakses.

15. Jangan Asal Klik Link

Link tautan yang kamu terima bisa saja merupakan link phishing atau yang digunakan untuk memancingmu mengisi data pribadi hingga ke data sensitif lainnya. Jadi, pastikan kamu tidak menekan link mencurigakan sembarangan.

16. Cek Email Pengirim

Kamu perlu memastikan keaslian alamat email pengirim. Karena bisa saja okum tak bertanggung jawab menyamar sebagai pihak resmi untuk memnta data pribadimu.

17. Jangan Bagikan Data Pribadi

Jangan pernah memberikan data pribadi pada siapapun di media sosial. Misalnya seperti PIN, nomor KK, NIK, nomor HP, alamat rumah, kode OTP, dan lain sebagainya.

18. Gunakan Aplikasi Resmi

Banyak pengguna yang mengunduh aplikasi dari sumber tidak resmi karena aplikasi tersebut kemungkinana memiliki fitur yang lebih lengkap. Padahal, aplikasi yang diunduh selain dari toko resmi memiliki risiko keamanan tinggi, sehingga sangat ditegaskan untuk menghindarinya.

19. Cek Izin Aplikasi

Apabila kamu menemukan aplikasi meminta izin yang tidak relevan dengan fungsinya, segera cabut izin tersebut. Dan jika aplikasinya mencurigakan, lebih baik langsung dihapus.

20. Batasi Postingan di Medsos

Hindari membagikan postingan di media sosial berupa data pribadimu.

21. Nonaktifkan GPS

Nonaktifkan fitur lokasi atau GPS untuk aplikasi yang tidak membutuhkan akses tersebut. Selain itu, kamu juga bisa menonaktifkannya jika tidak sedang digunakan.

22. Atur Privasi Medsos

Setiap media sosial telah dilengkapi dengan fitur privasi yang dapat dimanfaatkan pengguna untuk meningkatkan privasi dan keamanan data pribadi yang ada pada akun tersebut. Sehingga kamu dapat mengaturnya sesuai keinginan.

23. Gunakan Email Cadangan

Menggunakan email cadangan dapat membantumu mengamankan email utama yang mungkin digunakan untuk mendaftar akun finansial. Kamu dapat menggunakan email cadangan atau email kedua ini saat mendaftar akun media sosial lainnya.

24. Waspada Nomor Tidak Dikenal

Saat kamu menerima panggilan dari nomor tidak dikenal, kamu perlu berhati-hati. Tingkatkan rasa kewaspadaanmu dengan mengatur agar nomor tersebut dibisukan secara otomatis. Kamu bahkan bisa melaporkannya jika memang terindikasi penipuan atau teror.

Demikian 24 cara mencegah kebocoran data pribadi di HP dengan mudah. Kamu juga perlu mengetahui tanda-tanda HP telah diretas agar bisa segera mencari solusinya, sehingga data pribadimu tetap aman. Semoga informasi di atas dapat membantu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *